The Killing Of A Sacred Deer / Brigsby Bear / Captain Underpants: The First Epic Movie - Http://Akusayangkaubudak.Blogspot.Com

The Killing Of A Sacred Deer / Brigsby Bear / Captain Underpants: The First Epic Movie - Hallo sobat http://akusayangkaubudak.blogspot.com , Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul The Killing Of A Sacred Deer / Brigsby Bear / Captain Underpants: The First Epic Movie , kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Animated ,Artikel Bagus ,Artikel Barry Keoghan ,Artikel Colin Farrell ,Artikel comedy ,Artikel DaveMcCary ,Artikel David Soren ,Artikel Drama ,Artikel Ed Helms ,Artikel Horror ,Artikel Jordan Peele ,Artikel Kevin Hart ,Artikel Kyle Mooney ,Artikel Mark Hamill ,Artikel Nick Kroll ,Artikel Review ,Artikel Thomas Middleditch ,Artikel Yorgos Lanthimos , yang kami tulis ini sanggup anda pahami. sepakat , selamat membaca.

Judul : The Killing Of A Sacred Deer / Brigsby Bear / Captain Underpants: The First Epic Movie
link : The Killing Of A Sacred Deer / Brigsby Bear / Captain Underpants: The First Epic Movie

Baca juga


The Killing Of A Sacred Deer / Brigsby Bear / Captain Underpants: The First Epic Movie

Saat saya merasa 2017 tidak sanggup lebih abstrak pasca menyaksikan Mother!The Killing of a Sacred Deer yang membawa Yorgos Lanthimos dan Efthymis Filippou memenangkan naskah terbaik di gelaran Festival Film Cannes jawaban Mei lalu justru sanggup lebih menghantam jiwa daripada karya Darren Aronofsky tersebut. Sebaliknya , Brigsby Bear buatan DaveMcCary menghangatkan jiwa lewat aura konkret yang dimiliki , begitu pula Captain Underpants: The First Epic Movie selaku penyesuaian dari buku cerita anak Captain Underpants yang imajinatif. 

The Killing of a Sacred Deer (2017)
Dalam naskah pertunjukan Iphigenia in Aulis yang dipentaskan pada 405 SM , Agamemmon , pemimpin koalisi Yunani , tidak sengaja membunuh rusa suci milik Artemis. Sebagai jawaban , Artemis mengirim angin kencang , memaksa Agamemmon mengorbankan puterinya , Iphigenia , agar angin ribut itu berhenti. Dalam The Killing of a Sacred Deer , keluarga ahli bedah bernama Steven (Colin Farrell) lumpuh dan bakal mati mengenaskan kecuali ia bersedia membunuh satu dari mereka. Kelalaian saat operasi yang mengakibatkan janjkematian pasien jadi penyebab "kutukan". Martin (Barry Keoghan sebagai tokoh paling mengerikan tahun ini) , putera si pasien , mewakili kiprah Artemis. Seperti biasa , karakter ciptaan Lanthimos bicara dalam nada datar , membangun suasana yang tambah mengerikan seiring tirai cerita tersingkap. Belum lagi ditambah iringan musik menyayat. Metode itu turut berfungsi memaparkan soal "topeng". Semanis apapun lip service diucapkan karakternya , tiada mulut tampak. Sebaliknya , mereka bernyawa kala meluapkan kejujuran , walau teramat buruk dan kejam. Di tangan Lanthimos , konflik batin mendorong kesan hilangnya kemanusiaan baik secara fisik maupun mental , menghasilkan setumpuk pemandangan tidak nyaman. Ironisnya , justru saat itu wajah asli insan terungkap. (4/5)

Brigsby Bear (2017)
Brigsby Bear bicara mengenai dampak budaya terkenal , bahkan menyertakan Mark Hamill selaku ikon geekdom dalam penampilan singkat yang menciptakan para penggemar berharap ia lebih banyak memamerkan talenta voice acting-nya. Protagonisnya yaitu James (Kyle Mooney) , seorang geek yang terobsesi pada acara anak wacana beruang jagoan semesta berjudul Brigsby Bear Adventures. Beda dengan Napoleon Dynamite misalnya , Mooney yang turut menulis naskah bersama Kevin Costello menciptakan sosok geek yang "toleran" , mau menyesuaikan diri , menyentuh hal di luar obsesinya , bersedia terlibat interaksi sosial , sehingga praktis disukai. Geekiness dalam Brigsby Bear bukan sikap alienasi , melainkan kepolosan. Ada twist di awal yang takkan saya ungkap , intinya James mendapati acara favoritnya berhenti diproduksi , lalu tetapkan membuatnya sendiri. Lubang terkait logika maupun gosip psikologis bertebaran seiring proses James melahirkan mahakarya , namun termaafkan berkat usungan semangat positifnya. Berpesan soal berdamai dengan masa lalu untuk memulai awal gres , iringan piano manis gubahan David Wingo melengkapi kehangatan tutur filmnya. (4/5)

Captain Underpants: The First Epic Movie (2017)
"Normal" bukan kata yang cocok diperlukan dari penyesuaian novel anak yang memiliki judul-judul mirip The Sensational Saga of Sir Stinks-A-Lot atau The Attack of the Talking Toilets. Itu sebabnya tak perlu kita memusingkan bagaimana mainan hadiah sereal sanggup membuat dua bocah usil , George (Kevin Hart) dan Harold (Thomas Middleditch) , mempengaruhi kepala sekolah mereka yang galak , Mr. Krupp (Ed Helms) , menjadi Captain Underpants , jagoan super dari komik buatan keduanya. Tapi , jangankan kekuatan super , Captain Underpants tidak punya kostum kecuali celana dalam dan jubah berbahan dasar gorden. Professor Poopypants (Nick Kroll) , dengan rencana menghapus tawa yaitu sang penjahat , pun Melvin (Jordan Peele) si kutu buku penjilat tanpa selera humor. Tapi musuh sejati filmnya yaitu kekakuan pengekang hak belum cerdik balig cukup akal bersenang-senang. Perlawanan penuh kreativitas hadir kala sutradara David Soren mendobrak teladan normatif , mencampur aduk gaya animasi (komik strip , muppet , hingga flip-o-rama) sebagaimana Harold gemar seenaknya menyertakan lumba-lumba dalam komik. Amat kaya visualnya , sukar dipercaya film ini merupakan animasi komputer produksi DreamWorks dengan bujet terendah ($38 juta). Captain Underpants: The First Epic Movie dengan dominasi fart jokes dan celana dalam titular character-nya jelas tak sebodoh tampak luarnya. (4/5)


Demikianlah Artikel The Killing Of A Sacred Deer / Brigsby Bear / Captain Underpants: The First Epic Movie

Sekianlah artikel The Killing Of A Sacred Deer / Brigsby Bear / Captain Underpants: The First Epic Movie kali ini , mudah-mudahan sanggup memberi manfaat untuk anda semua. sepakat , hingga jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda kini membaca artikel The Killing Of A Sacred Deer / Brigsby Bear / Captain Underpants: The First Epic Movie dengan alamat link

Comments

Popular posts from this blog

Download Film Satu Hari Nanti (2017) Full Movie - Http://Akusayangkaubudak.Blogspot.Com

Download Film Indonesia Terbaru 3 Dara 2 (2018) Full Movies - Http://Akusayangkaubudak.Blogspot.Com

Cars 3 (2017) - Http://Akusayangkaubudak.Blogspot.Com