Susah Sinyal (2017) - Http://Akusayangkaubudak.Blogspot.Com
Susah Sinyal (2017) - Hallo sobat http://akusayangkaubudak.blogspot.com , Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Susah Sinyal (2017) , kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil isu didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Abdur Arsyad ,Artikel Adinia Wirasti ,Artikel Arie Kriting ,Artikel Asri Welas ,Artikel Aurora Ribero ,Artikel Chew Kin Wah ,Artikel comedy ,Artikel Cukup ,Artikel Dodit Mulyanto ,Artikel Drama ,Artikel Ernest Prakasa ,Artikel Ge Pamungkas ,Artikel Indonesian Film ,Artikel Niniek L. Karim ,Artikel Refal Hady ,Artikel Review , yang kami tulis ini sanggup anda pahami. sepakat , selamat membaca.
Judul : Susah Sinyal (2017)
link : Susah Sinyal (2017)
Anda kini membaca artikel Susah Sinyal (2017) dengan alamat link
Judul : Susah Sinyal (2017)
link : Susah Sinyal (2017)
Susah Sinyal (2017)
Apakah Ernest Prakasa kelelahan? Atau ia belum menemukan formula mengolah dongeng di luar sentilan kultur Cina yang kali ini hanya muncul sekelebat sebagai balutan humor sesaat? Masih menggunakan perpaduan drama keluarga dan komedi "acak" serupa Ngenest dan Cek Toko Sebelah , kedua unsur tersebut sesekali tersampaikan , namun tak jarang luput dari sasaran , kurang mulus pula dikawinkan. Koneksi dengan penonton timbul karam , kadang lancar , kadang terganggu. Sepertinya film ini tengah mengalami susah sinyal.
Seperti kebanyakan drama serupa , kekerabatan berjarak antara orang tua dan anak film ini disebabkan urusan pekerjaan. Ellen (Adinia Wirasti) , pengacara sukses sekaligus ibu tunggal , jarang meluangkan waktu bersama puterinya , Kiara (Aurora Ribero) , yang lebih terikat dengan kehidupan media sosial dan sang nenek , Agatha (Niniek L Karim). Di suatu malam , sepulang kerja , Ellen berusaha terlibat pembicaraan wacana film favorit Kiara , Moana , tapi justru menyebut Lilo & Stitch. Nenekmu lebih tahu film yang kamu cintai daripada ibumu , yang notabene jarang memberi perhatian. Tentu menyakitkan.
Alhasil , masuk nalar Kiara amat terpukul dikala nenek meninggal. Mengetahui itu , Ellen mengabulkan impian Kiara berlibur ke Sumba , sembari berharap menemukan sinyal yang terputus di antara mereka. Tapi liburan ke tempat di mana Asri Welas , Arie Kriting , Abdur Arsyad , Ge Pamungkas , hingga Chew Kin Wah yang menikahi Selfi KDI berkumpul , jelas takkan berlangsung normal. Ernest menyediakan panggung melucu seliar mungkin. Asri yang lebih kalem tetap mengocok perut kala memperagakan capoeira , pun Ge sebagai tokoh penuh syok yang memfasilitasi gaya ekspresifnya.
Keliaran komedi , yang acap kali tak terkait alur utama , berhasil sebagai bumbu penyedap dalam Cek Toko Sebelah. Susah Sinyal memunculkan kesan berbeda. Menulis naskahnya bersama sang istri , Meira Anastasia , Ernest bagai menabur bumbu terlalu banyak demi menutupi kekurangan di bahan pokok , alias alur yang tipis. Kelakar Arie dan Abdur misalnya. Menggelitik , namun seketika kehilangan daya bunuh sewaktu hadir berkepanjangan. Titik tertinggi komedi film ini terletak pada guyonan sekilas dengan kesempurnaan timing , seperti Asri Welas yang cenderung serius sehingga dampaknya berlipat ganda dikala celotehan yang dinanti datang , atau absurditas Dodit Mulyanto yang mengisi sesuai kebutuhan , tak dieksploitasi.
Ellen berharap perjalanan ke Sumba merekatkan hubungannya dengan Kiara. Kita menghabiskan sepertiga durasi di sana , melewati berbagai bencana , termasuk ketertarikan Kiara pada karyawan hotel bernama Abe (Refal Hady) , sayangnya itu semua bukan quality time. Terlampau sering distraksi hadir , keduanya telah menemukan kembali sinyal yang terputus sebelum penonton sempat direnggut oleh tabrakan yang terjadi. Film ini membawa karakternya ke Sumba , kemudian seolah resah mesti berbuat apa pada mereka. Aspek teknis pun gagal membantu , baik pilihan shot ala kadarnya (Ernest pernah melahirkan gambar luar biasa kuat berupa Chew Kin Wah bersandar di tiang toko kosong dalam Cek Toko Sebelah) maupun transisi garang musik selaku cue emosi.
Untungnya Susah Sinyal punya Adinia Wirasti , seorang aktris langka yang bisa menyulap obrolan kasual jadi menarik. Bersama debut memikat Aurora Ribero dalam gaya sinis yang menimbulkan ketakutan Ellen mendekatinya terasa masuk nalar , Adinia menghembuskan nyawa , menghindarkan filmnya dari kehampaan total. Susah Sinyal is a step back. Tapi bukan kemunduran jauh , apalagi suguhan buruk. Ernest selalu mencar ilmu , dan itu membuat dogma saya padanya tidak luntur.
Demikianlah Artikel Susah Sinyal (2017)
Sekianlah artikel Susah Sinyal (2017) kali ini , mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. sepakat , hingga jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda kini membaca artikel Susah Sinyal (2017) dengan alamat link




Comments
Post a Comment