Mata Batin (2017) - Http://Akusayangkaubudak.Blogspot.Com

Mata Batin (2017) - Hallo sobat http://akusayangkaubudak.blogspot.com , Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Mata Batin (2017) , kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Asep Kalila ,Artikel Bianca Hello ,Artikel Citra Prima ,Artikel Denny Sumargo ,Artikel Fajar Umbara ,Artikel Horror ,Artikel Indonesian Film ,Artikel Jessica Mila ,Artikel Kurang ,Artikel Review ,Artikel Riheam Junianti ,Artikel Rocky Soraya , yang kami tulis ini sanggup anda pahami. oke , selamat membaca.

Judul : Mata Batin (2017)
link : Mata Batin (2017)

Baca juga


Mata Batin (2017)

Sinema horor tanah air sedang marak oleh karakter dengan kemampuan melihat makhluk halus. Diawali Mereka Yang Tak Terlihat yang mengedepankan drama keluarga , diikuti Keluarga Tak Kasat Mata yang entah maunya apa , kini Mata Batin memilih meletakkan fokus pada penelusuran sisi supranatural yang didukung keterlibatan parapsikolog Citra Prima sebagai pemain film pendukung. Jarangnya perjalanan menyelami dunia lain demi memahami seluk-beluk mistik dalam film kita memberi potensi pembeda , yang sayangnya , kembali dikalahkan obligasi menyajikan repetisi trik-trik teror murahan , meruntuhkan perbedaan tersebut. 

Bersama Davin (Denny Sumargo) sang kekasih , Alia (Jessica Mila) menentukan pulang dari merantau di Thailand pasca kedua orang tuanya tewas dalam kecelakaan lalu lintas , demi menjaga adiknya , Abel (Bianca Hello). Gagasan kembali ke rumah masa kecil tidak Abel sambut kasatmata , alasannya ialah yakni di situlah pernah terjadi bencana traumatis , tatkala sesosok makhluk halus menyerangnya. Abel sendiri bisa melihat yang tak terlihat karena mata batinnya terbuka sejak lahir. Menolak percaya , Alia meminta Windu (Citra Prima) , seorang paranormal , membuka mata batinnya. Tidak butuh waktu lama hingga Alia mengalami teror serupa Abel , yang makin lama makin berbahaya.
Dwilogi The Doll membawa Rocky Soraya menuju kemantapan gaya , yang ia terapkan pula di Mata Batin. Kekerasan berdarah di mana sekali tusukan pisau takkan cukup merenggut nyawa manusia tetap menjadi titik tertinggi , meski kali ini porsinya tak mendominasi babak akhir. Begitu juga pengadeganan berbasis kekacauan suasana yang mengandalkan gerak kamera dinamis garapan Asep Kalila , kolaborator langganannya sedari The Doll. Setidaknya Mata Batin tampil berenergi berkat kedua aspek itu , sekaligus memunculkan cita-cita , suatu hari kelak Rocky berminat membuat film slasher.

Bersenjatakan energi sedemikian tinggi , Mata Batin ibarat manusia dengan raga solid. Namun tidak jiwanya , dikala cara menakut-nakuti Rocky masih berkutat di metode penampakan gamblang bersuara berisik , ditambah desain hantu yang menganggap bahwa kengerian berbanding lurus dengan kerusakan wajah. Bisa efektif untuk beberapa penonton , tapi dikala pengulangan-pengulangan ngotot dipertahankan , timbul kelelahan juga kebosanan. Pun klimaks "dunia lain" miliknya hadir tumpul bagai rumah hantu pasar malam murahan. Sial bagi Rocky , jump scare terbaik yang melibatkan kain putih belum lama ini sudah kita temui dalam Pengabdi Setan , sehingga dampaknya tidak sekuat harapan. 
Citra Prima menuturkan rangkaian pemahaman terkait aturan serta ragam sisi alam mistik dan mata batin. Menarik disimak , tapi kesan "sekilas info" gagal ditampik karena kurang piawaianya duo penulis skenario , Fajar Umbara dan Riheam Junianti , menyusun informasi-informasi berharga tersebut menjadi struktur alur yang bisa membedakan Mata Batin dengan judul-judul bertema serupa di atas. Mengenai beberapa twist , naskahnya pun kedodoran. Ada yang meninggalkan setumpuk lubang budi menganga , ada pula yang bagai kurang budi dalam caranya mengungkap fakta (identitas perampok bertopeng). 

Mata Batin sama sekali tidak buruk. Jessica Mila mulus merespon ragam situasi menyeramkan yang Alia alami , bukti dirinya pantas diberi proyek berkelas pasca rentetan film buruk sejak Pacarku Anak Koruptor. Seperti umumnya produksi Hitmaker Studios , tata artistik Mata Batin cukup memuaskan mata , termasuk segelintir imbas visual yang walau jauh dari kata tepat , sama sekali tidak memalukan. Mata Batin is not an embarassing effort , just repetitive , uncreative , and frustratingly boring. 



Demikianlah Artikel Mata Batin (2017)

Sekianlah artikel Mata Batin (2017) kali ini , mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. oke , hingga jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda kini membaca artikel Mata Batin (2017) dengan alamat link

Comments

Popular posts from this blog

Download Film Satu Hari Nanti (2017) Full Movie - Http://Akusayangkaubudak.Blogspot.Com

Download Film Indonesia Terbaru 3 Dara 2 (2018) Full Movies - Http://Akusayangkaubudak.Blogspot.Com

Cars 3 (2017) - Http://Akusayangkaubudak.Blogspot.Com