Kingsman: The Golden Circle (2017) - Http://Akusayangkaubudak.Blogspot.Com
Kingsman: The Golden Circle (2017) - Hallo sobat http://akusayangkaubudak.blogspot.com , Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Kingsman: The Golden Circle (2017) , kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil warta didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Action ,Artikel Bagus ,Artikel Channing Tatum ,Artikel Colin Firth ,Artikel comedy ,Artikel Edward Holcroft ,Artikel Elton John ,Artikel Jane Goldman ,Artikel Julianne Moore ,Artikel Mark Strong ,Artikel Matthew Vaughn ,Artikel Review ,Artikel Taron Egerton , yang kami tulis ini sanggup anda pahami. sepakat , selamat membaca.
Judul : Kingsman: The Golden Circle (2017)
link : Kingsman: The Golden Circle (2017)
Anda kini membaca artikel Kingsman: The Golden Circle (2017) dengan alamat link
Judul : Kingsman: The Golden Circle (2017)
link : Kingsman: The Golden Circle (2017)
Kingsman: The Golden Circle (2017)
"Manners maketh man". Baris kalimat ini menjelaskan popularitas Kingsman , di mana para laki-laki bersetelan jas rapi , menjaga sikap dan perkataannya , berjibaku sebagai kepetangan yang erat dengan kekerasan pula seksualitas tinggi. Rupawan , dibekali persenjataan canggih , brutal menghabisi musuh , simpel menaklukkan hati wanita terang mimpi banyak pria. James Bond pun digemari alasannya yaitu itu , dan kala tiga tahun kemudian Kingsman: The Secret Service selaku penyesuaian komik karya Dave Gibbons dan Mark Millar menggandakan kadar ragam faktor tadi , perolehan 414 juta dollar jadi kewajaran.
Masih digawangi Matthew Vaughn , The Golden Circle mempertahankan apa yang dicari penonton sejak menit pertama ketika Eggsy (Taron Egerton) terlibat perkelahian sengit melibatkan kejar-kejaran mobil di jalanan kota , baku tembak di kursi penumpang , tangan robot , juga aksi-aksi lain yang melawan nalar , melawan Charlie (Edward Holcroft) , mantan trainee Kingsman yang membelot. Anarkisme Vaughn menggarap aksi lewat pergerakan kamera liar dan para tokoh melakoni stunt di luar nalar yang membuat mereka bagai hero paling keren jadi pemandangan rutin yang alih-alih berujung repetitif , justru konsisten menambah tenaga , menekan penurunan tensi selama 141 menit durasi.
"Mustahil" dan "berlebihan" merupakan dua kunci kemenangan seri Kingsman. Sehingga keberadaan penjahat dengan rencana berskala global pemicu kepanikan massal yaitu kewajiban. Kali ini Kingsman dihadapkan pada Poppy Adams (Julianne Moore) pemilik organisasi pengedar narkoba terbesar bernama The Golden Circle yang eksistensinya tersembunyi. Bukan saja menebar teror ke seluruh dunia , Poppy pun bisa menekan Kingsman hingga titik terbawah , memaksa Eggsy dan Merlin (Mark Strong) meminta proteksi Statesman , organisasi kepetangan Amerika berkedok pusat penyulingan whiskey di Kentucky. Dari sini keduanya menemukan kemustahilan berikutnya , yakni masih hidupnya Harry (Colin Firth) pasca kepalanya tertembak di film pertama.
Dibanding pendahulunya , The Golden Circle menurunkan kadar parodi cerdik untuk film-film spy khususnya James Bond meski unsur-unsur menyerupai gadget super canggih tetap dipertahankan. Jane Goldman bersama Matthew Vaughn merangkai cerita generik seputar perjuangan menggagalkan rencana penjahat keji sembari menyelipkan subplot berupa dua bentuk hubungan Eggsy , dengan Harry sang mentor , dan kekasihnya , Tilde (Hanna Alstrom) si Puteri Swedia. Namun kombinasi rentetan aksi dinamis , kekerasan hiperbola ketika Vaughn begitu enteng memasukkan tubuh insan ke mesin penggiling , alat-alat imajinatif , hingga koreografi yang mendorong karakternya ke status keren tertinggi memudahkan kita melupakan alur tipisnya.
The Golden Circle dibantu ensemble cast yang bisa menghasilkan bobot pada momen sekecil apapun. Taron Egerton solid , bahkan sempat sekilas memamerkan sensitivitas rasa kala mengenang Harry. Channing Tatum walau porsinya terbatas , memperoleh kesempatan mengundang tawa lewat tariannya. Colin Firth masih seorang laki-laki sejati. While Harry isn't in his best form , Firth is. Sedangkan Julianne Moore piawai memainkan psikopat yang bisa tersenyum santai memandang simpulan hidup berdarah orang lain. Tapi Elton John sebagai versi fiktif dirinya yaitu pencuri perhatian terbesar. Memakai kostum-kostum aneh plus elemen kejutan di tiap kemunculan , ia mewakili semangat komedi The Golden Circle , yang serupa aspek lain , mengedepankan absurditas.
Kingsman: The Golden Circle boleh menempuh jalur semaunya dalam parade aksi penuh gaya Vaughn. Tapi di balik segala kekerasan dan bumbu sensualitas rating R miliknya , Vaughn dan Goldman justru membangun dunia faktual di mana pelaku tindak kejahatan kemanusiaan dibabat tanpa kecuali termasuk Presiden negara adikuasa , perang melawan narkoba berujung kemenangan mutlak , serta berhasil terealisasikannya percintaan beda kasta. Dilengkapi semuanya , film ini memantapkan posisi Kingsman sebagai franchise yang menampung banyak impian-impian penonton , menghidupkannya melalui jalan unik.
Demikianlah Artikel Kingsman: The Golden Circle (2017)
Sekianlah artikel Kingsman: The Golden Circle (2017) kali ini , mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. sepakat , hingga jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda kini membaca artikel Kingsman: The Golden Circle (2017) dengan alamat link




Comments
Post a Comment