Jumanji: Welcome To The Jungle (2017) - Http://Akusayangkaubudak.Blogspot.Com

Jumanji: Welcome To The Jungle (2017) - Hallo sobat http://akusayangkaubudak.blogspot.com , Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Jumanji: Welcome To The Jungle (2017) , kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil warta didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Adventure ,Artikel Bobby Cannavale ,Artikel comedy ,Artikel Dwayne Johnson ,Artikel Jack Black ,Artikel Jake Kasdan ,Artikel Karen Gillan ,Artikel Kevin Hart ,Artikel Lumayan ,Artikel Review , yang kami tulis ini sanggup anda pahami. oke , selamat membaca.

Judul : Jumanji: Welcome To The Jungle (2017)
link : Jumanji: Welcome To The Jungle (2017)

Baca juga


Jumanji: Welcome To The Jungle (2017)

Banyak film berbasis video game menutup mata akan gameplay sumber materinya sehingga gagal menghasilkan pengalaman yang sama. Sebagai adaptasi program menyenangkan , mereka bersikap terlalu serius. Seperti kita tahu , Jumanji: Welcome to the Jungle adalah sekuel Jumanji (1995) yang diangkat dari buku anak buatan Chris Van Allsburg. Tapi jikalau timbul pertanyaan "film apa yang menimbulkan kesan serupa bermain video game?" , inilah jawabannya. Gamers bakal tertawa sambil mengangguk paham mendapati majemuk referensinya , penonton umum pun takkan terasing dan tersesat , sementara keempat tokoh utamanya tersesat di suatu dunia asing. 

Dunia itu berada dalam video game. Ya , Jumanji yang 22 tahun kemudian berbentuk papan permainan kini yaitu Nintendo 90-an. Jangan tanya bagaimana. Anggap saja keajaiban. Keajaiban serupa turut mengubah Spencer , Bethany , Fridge , dan Martha , dari kuartet siswa SMA bermasalah menjadi tokoh video game. Ini membahagiakan bagi Spencer , yang memiliki otot besar sebagai Dr. Smolder Bravestone (Dwayne Johnson) atau Martha sebagai Ruby Roundhouse (Karen Gillan) yang atletis pula andal sabung sambil menari. Sebaliknya , Fridge dibuat kesal simpulan perawakan tinggi tegapnya mengkerut saat menempati badan Moose Finbar (Kevin Hart).
Setidaknya penderitaan Fridge tidak setara Bethany. Hilang sudah paras elok dan rambut pirang (dan telepon genggam) , berganti jenggot lebat dan perut buncit Professor Sheldon Oberon (Jack Black). Melihat Dwayne Johnson kagum pada badan kekarnya ,  sebagaimana kita para manusia biasa kerap rasakan  Kevin Hart heboh mengeluhkan keadaan , hingga ketangguhan bertarung serta kecanggungan Karen Gillan berlagak seksi jelas menghibur. Namun Jack Black dengan tingkah "anggun" yang bukan parodi murahan terhadap pria feminin memberi pesona terkuat , bukti bahwa sang komedian belum habis.

Perjalanan berikutnya sederhana. Keempatnya mesti menyelamatkan dunia Jumanji , menjelajahi hutan , menghadapi serbuan kudanil buas , segerombol warak , hingga ular berbisa. Kemasan aksi dalam penyutradaraan Jake Kasdan (Bad Teacher , Sex Tape) memang menyenangkan walau detail tiap set-piece mudah terlupakan begitu kita meninggalkan bioskop. Menariknya , justru para aksara yang sanggup bertahan lama di ingatan berkat penokohan khas , juga porsi merata , baik momen aksi maupun komedi. Bermain video game perlu pedoman taktis , dan mereka berempat memperlihatkan itu kala menghadapi setumpuk rintangan. 
Jatah nyawa , NPC (Non-Player Character) dengan kemampuan bicara sebatas instruksi samar kolam sandi , merupakan segelintir cara Jumanji: Welcome to the Jungle bersenang-senang menggunakan ciri video game. Tidak muluk pula usungan pesannya , sekedar "we can make new friends by playing multiplayer video game" , yang mana kerap terjadi di keseharian kita. Kisah persahabatan (berbumbu romansa) ditangani dengan baik , menciptakan penutup hangat meski tidak mencapai level emosional setinggi reuni Alan dan Sarah di film pertama.

Jumanji: Welcome to the Jungle memilih menekan nostalgia secukupnya , hanya secuil pola berupa nama dua tokoh , termasuk versi lain Van Pelt (Bobby Cannavale) selaku antagonis. Tidak ibarat pendahulunya , Jumanji: Welcome to the Jungle takkan meraih status tontonan keluarga klasik , apalagi di tengah seringnya keterlibatan Dwayne Johnson pada suguhan aksi petualangan. Pun empat bulan lagi , kita segera melihatnya memerankan action hero , bertarung melawan hewan-hewan liar di tengah hutan belantara (sebelum berlanjut ke pusat kota) sambil mengenakan kemeja berwarna abu-abu yang sama dalam Rampage. But this is fun and that should be enough.



Demikianlah Artikel Jumanji: Welcome To The Jungle (2017)

Sekianlah artikel Jumanji: Welcome To The Jungle (2017) kali ini , mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. oke , hingga jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda kini membaca artikel Jumanji: Welcome To The Jungle (2017) dengan alamat link

Comments

Popular posts from this blog

Download Film Satu Hari Nanti (2017) Full Movie - Http://Akusayangkaubudak.Blogspot.Com

Download Film Indonesia Terbaru 3 Dara 2 (2018) Full Movies - Http://Akusayangkaubudak.Blogspot.Com

Cars 3 (2017) - Http://Akusayangkaubudak.Blogspot.Com